Rabu, 18 April 2012

Paragraf Argumentatif


Paragraf Argumentatif
Langkah-langkah :
1.       Menentukan topic
Kata topok berasal dari bahasa Yunani topoi, yang berarti wilayah atau tempat. Jika kita menulis paragraph argumentative, sumber topic yang dapat kita gunakan hanyalah pengetahuan dan pendapat. Syarat topic argumentative :
a.       Berhubungan dengan pengetahuan kita
b.      Menarik dan sesuai minat
c.       Ruanmg lingkupnya tidak terlalu luas
d.      Memiliki data dan fakta yang objektif
e.      Memiliki sumber acuan atau bahan kepustakaan
Contoh topic : Peningkatan peran wanita
2.       Merumuskan tema
Ciri-ciri rumusan tema yang dapat dijadikan pedoman :
a.       Dirumuskan dalam kalimat yang jelas
b.      Adanya kesatuan gagasan sentral yang menjadi landasan seluruh karangan
c.       Pengembangan tema yang terarah
d.      Tema yang dirumuskan mengandung unsure keaslian (kebenaran) atau bukan merupakan pengulangan dari tema yang pernah ditulis orang lain
Contoh rumusan tema : pentingnya peningkatan peran wanita untuk mendukung pengembangan SDM
3.       Menyusun kerangka paragraph/karangan
Yaitu rencana kerja yang memuat garis-garis besar suatu paragraph/karangan.
Fungsi kerangka karangan :
1.       Memudahkan penyusunan karangan sehingga menjadi lebih teratur
2.       Memudahkan penempatan bagian
3.       Menghindari timbulnya pengulangan pembahasan
4.       Membantu pengumpulan data
Syarat kerangka karangan :
1.       Mengungkapkan maksud yang jelas
2.       Tiap bagian hanya mengandung karangan satu gagasan
3.       Disusun secara logis dan sistematis
4.       Memerlukan penggunaan symbol yang konsisten
4.       Mengumpulkan data/fakta
5.       Mengembangkan kerangka menjadi paragraph/karangan
Paragraf argumentative adalah paragraph yang bertujuan membuktikan kebenaran suatu pendapat/gagasan sehingga pembaca meyakini kebenaran tersebut. Metode pengembangan paragraph argumentative :
1.       Genus : pengembangan paragraph argumentative dengan argument-argumen yang menggunakan kelas atau kelompok
2.       Definisi : dilakukan dengan cara mengidentifikasi atau mengemukakan cirri-ciri sebuah topic atau sesuatu secara detail
3.       Sebab dan Akibat : menggunakan proses berpikir kausalitas. Hubungan sebab akibat dapat dibagi adlam beberapa macam;
a.       Satu sebab menimbulkan satu akibat
b.      Satu sebab menimbulkan banyak akibat
c.       Sebab akibat berantai
4.       Persamaan : terletak pada suatu pernyataan mengenai kesamaan antara dua hal.
5.       Perbandingan : dilakukan dengan menggunakan persamaan dan perbedaan dua hal
6.       Pertentangan : penulis mengemukakan suatu hal atau pendapat, kemudian diberikan hal atau pendapat sebaliknya.
7.       Contoh : dilakukan dengan cara mengemukakan suatu idea tau hal sebagai ide pokok, lalu diberi contoh sebagai argument yang sekaligus merupakan ide penjelas.

Pengembangan paragraph yang baik harus memperhatikan 3 hal yaitu sbb:
a.       Kesatuan : semua kalimat yang menyusun paragraph secara bersama-sama hanya membahas satu masalah
b.      Koherensi/kepaduan : kekompakkan hubungan antarkalimat yang membentuk paragraph
c.       Perkembangan paragraph : penyusunan atau perincian gagasan-gagasan yang membina paragraph

Macam-macam kata penghubung menurut fungsinya
1.       Kata penghubung yang menghubungkan kata, klausa, atau kalimat setara/sederajat.
a.       Menggabungkan biasa : dan, dengan, serta
b.      Menggabungkan memilih : atau
c.       Menggabungkan mempertentangkan : namun, (akan) tetapi, sebaliknya, sedangkan, walaupun, meskipun, biarpun
d.      Menggabungkan membetulkan : melainkan, hanya
e.      Menggabungkan menegaskan : bahkan, malah(an), lagi pula, apa lagi, jangankan
f.        Menggabungkan membatasi : kecuali, hanya
g.       Menggabungkan mengurutkan : lalu, kemudian, selanjutnya
h.      Menggabungkan menyamakan : yaitu, yakni, bahwa
i.         Menggabungkan menyimpulkan : jadi
2.       Kata penghubung yang menghubungkan klausa atau kalimat yang tidak sederajat atau bertingkat
a.       Menyatakan sebab : (oleh) sebab (itu,nya), (oleh) karena (itu,nya)
b.      Menyatakan syarat : jika, kalau, apabila, bila, asal (kan)
c.       Menyatakan tujuan : agar, supaya
d.      Menyatakan waktu : ketika, sewaktu, pada waktu, saat, pada saat, sebelum, sesudah, tatkala, sambil, sembari, sejak
e.      Menyatakan akibat : sampai, maka, hingga, sehingga,akibatnya
f.        Menyatakan sasaran : untuk, guna
g.       Menyatakan perbandingan : seperti, begai, bagaikan, laksana